Pada perdagangan, Rabu (26/1/2011), IHSG melonjak 67,811 poin (1,97%) ke level 3.501,717. Sementara Indeks LQ 45 naik 15,204 poin (2,52%) ke level 618,419.
"IHSG pada perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski di tengah kekhawatiran akan makroekonomi Indonesia. Investor memanfaatkan waktu untuk mengakumulasi saham-saham yang telah terdiskon besar. Investor asing pun tercatat masih melakukan net buy yang nilainya lebih besar dibandingkan sehari sebelumnya," jelas Reza Priyambada, Managing Research Investment Management Division PT. Asjaya Indosurya Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara itu IHSG untuk hari ini (27/1) diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3470-3590 ; aksi profit taking akan membatasi rally pada perdagangan hari ini. Untuk perdagangan hari ini saham-saham yang dapat dicermati antara lain: PGAS, UNVR, INTP," demikian rekomendasi saham untuk hari ini.
Kemarin bursa Wall Street bergerak lat setelah Bank Sentral AS (The FEd) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga ekstra rendah dan berkomitmen untuk meneruskan program pembelian obligasi pemerintah dalam rangka menggerakkan perekonomian AS.
Pada perdagangan Rabu (26/1/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat tipis 8,25 poin (0,07%) ke level 11.985,44. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 5,45 poin (0,42%) ke level 1.296,63 dan Nasdaq menguat 20,25 poin (0,74%) ke level 2.739,50.
Penguatan pun langsung menyaba Bursa Jepang di awal perdagangan Kamis ini. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 79,25 poin (0,76%) ke level 10.481,15.
Berikut Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan kemarin (26/1) IHSG ditutup naik 67.8 point (+1.97%) ke level 3,501.72, dimana asing tercatat melakukan Net Buy sebesar Rp517 miliar dengan sektor yang paling banyak dimasuki adalah Perbankan (Rp 379 Miliar. Sementara Penjualan asing yang cukup besar, terjadi pada sektor batubara sebesar (Rp 43 Miliar) seiring turunnya harga minyak dunia yang dipicu oleh berita rencana OPEC menaikan produksinya. Total transaksi perdagangan kemarin sebesar Rp 5.5 Triliun.Tercatat 2 emiten yang paling banyak diborong oleh foreign investor adalah BBRI (Rp 155 Miliar) dan BMRI (Rp 145 Miliar).
Sementara itu IHSG untuk hari ini (27/1) diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3470-3590 ; aksi profit taking akan membatasi rally pada perdagangan hari ini. Untuk perdagangan hari ini saham-saham yang dapat dicermati antara lain: PGAS, UNVR, INTP.
Kresna Sekuritas:
HSG melanjutkan penguatan didukung penguatan perbankan. IHSG diperkirakan akan menguji resisten dengan bergerak di 3,455-3,550, namun perlu diperhatikan tekanan profit taking di area resisten 3,530-3,550. PGAS dan SMGR menjadi saham pilihan hari ini.
Indosurya Securities:
Pada perdagangan Kamis (27/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.376-3.424 dan resistance 3.511-3.550. Akhirnya IHSG membentuk pola spinning tops atau tepatnya homing pigeon setelah tren penurunan yang umumnya mengindikasikan adanya reversal. Bila pasar mendukung maka IHSG bisa melanjutkan penguatan. Posisi IHSG tertahan untuk jatuh dan menemukan momentum kenaikan. MACD terlihat masih melemah namun, dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic telah menembus area oversold dan terlihat mulai reversal meski belum signifkan. IHSG masih dimungkinkan untuk melanjutkan penguatan meski masih diliputi kecemasan akan makroekonomi. Investor masih bisa memanfaatkan momen ini untuk trading buy terhadap saham-saham pilihan yang masih berpotensi untuk melanjutkan penguatan.
(qom/qom)











































