Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 9.030 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 9.045 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,428 poin (0,04%) ke level 3.503,145. Meski dibayangi aksi profit taking, indeks bisa mencetak penguatan tipis 1 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menutup perdagangan, Kamis (27/1/2011), IHSG naik tipis 12,907 poin (0,36%) ke level 3.514,624. Sementara Indeks LQ 45 naik 1,798 poin (0,29%) ke level 620,217.
Sepanjang perdagangan Sesi I, indeks terus menguat dan berjalan di zona hijau tanpa kesulitan. Namun, satu jam menjelang penutupan perdagangan hari ini, IHSG terkena aksi ambil untung.
Aksi jual masif melanda saham-saham unggulan sehingga memaksa indeks kembali turun ke zona merah. Salah satu yang banyak dilepas adalah saham-saham bank yang kemarin sudah menguat lebih dari 3% dalam sehari.
Atas aksi profit taking itu, IHSG sempat jatuh ke posisi terendahnya di 3.495,950. Sementara raihan tertinggi yang bisa dicapai indeks hari ini di level 3.549,484.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 130.826 kali pada volume 4,78 miliar lembar saham senilai Rp 6,04 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 104 saham turun dan 94 saham stagnan.
Arus dana asing kembali masuk ke pasar modal hari ini. Penanam modal asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) sebesar Rp 723,360 miliar.
Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Belum ada sentimen yang bisa menjadi penggerak bursa regional secara signifikan.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai 39,88 poin (1,47%) melesat ke level 2.748,69.
- Indeks Hang Seng melemah 63,62 poin (0,27%) ke level 23.779,62.
- Indeks Nikkei 225 naik 76,76 poin (0,74%) ke level 10.478,66.
- Indeks Straits Times naik tipis 5,71 poin (0,18%) ke level 3.226,49.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 4.000 ke Rp 35.000, Fastfood (FAST) turun Rp 500 ke Rp 8.500, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 300 ke Rp 7.950, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 250 ke Rp 9.750.
(ang/qom)











































