"Yang kami lunasi hari ini adalah kredit pinjaman dari Bank Niaga Rp 54 miliar. Masih ada sisa pinjaman yang sifatnya fasilitas kredit, " kata Direktur Utama MBTO, Bryan Tillar sebelum penandatangan pelunasan utang di gedung CIMB Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (31/1/2011).
Penandatanganan dilakukan antara Bryan dengan Wakil Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Catherinawati Hadiman. Dengan dilunasinya utang Rp 54 miliar, Martina Berto masih memiliki fasilitas pinjaman sebanyak Rp 25 miliar yang belum terpakai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catherinawati menegaskan, pihaknya sedih sekaligus senang atas pelunasan tersebut. Sedih, karena dengan telah dibayarkannya pinjaman berarti outstanding corporate loan BNGA akan berkurang. Senang, karena tidak ada lagi beban yang jadi risiko perseroan.
"Nanti kalau kreditnya kurang, saya ditanya oleh media, kenapa kurang," ucapnya sambil bergurau.
"Namun, saya senang apa yang disampaikan pak Bryan, bahwa Martina Berto tetap akan bekerja sama dengan Bank Niaga walaupun sudah ada pelunasan," tutur Catherinawati.
(wep/ang)











































