Demikian disampaikan Direktur Utama BW Plantation, Abdul Halim Ashari, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (1/2/2011).
Peningkatan laba terjadi karena naiknya penjualan bersih akibat harga jual yang melonjak rata-rata 22%, dari Rp 6.117 per kg di 2009 menjadi Rp 7.236 per kg. Dengan demikian penjualan bersih perseron meningkat 21,99% dari Rp 584,109 miliar menjadi Rp 712,588 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun lalu, BWPT menanam sawit baru di lahan seluas 10.612 ha. Ini terdiri atas 8.895 ha pada lahan inti dan 1.717 ha pada lahan plasma.
"Dengan penambahan areal tertanam maka sampai dengan akhir 2010, lahan yang telah tertanam sebanyak 52.060 ha yang terdiri atas 48.197 ha di lahan inti dan 3.863 di lahan plasma," tutur Abdul.
Volume produksi CPO perseroan di tahun lalu turun tipis dari 91.382 ton menjadi 91.255 ton. Sedangkan penjualan naik 1,6% menjadi 91.382 ton, dari sebelumnya 89.965 ton.
(wep/ang)











































