Mustafa: Penawaran Saham Garuda Sepi Kejepit Imlek

Mustafa: Penawaran Saham Garuda Sepi Kejepit Imlek

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 04 Feb 2011 10:25 WIB
Mustafa: Penawaran Saham Garuda Sepi Kejepit Imlek
Jakarta - Penawaran saham perdana PT Garuda Indonesia (Persero) masih sepi pembeli. Pemerintah beralasan, sepinya investor diakibatkan waktu penawaran yang 'terjepit' libur hari raya Imlek.

"Kemarin, kan karena hari kejepit yah, karena ada Imlek barangkali belum seramai yang kami harapkan. Mungkin karena ada penjualan melalui metode elektronik sehingga tidak perlu ada antrian panjang. Jadi so far kelihatannya cukup bagus," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/2/2011).

Meski demikian, ia mengaku belum mendapat laporan perkembangan penjualan saham Garuda di hari pertamanya tersebut. Maskapai pelat merah itu akan kembali menawarkan saham perdananya dalam empat hari ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita masih membuka tiga hari lagi, kita meminta empat hari karena banyak calon-calon investor kita di daerah," katanya.

Agar menjaring lebih banyak investor daerah, Mustafa akan meminta Garuda memperluas area penawaran saham perdana dengan menambah jumlah kota.

Garuda melepas saham baru sebanyak 6,335 miliar lembar, atau setara dengan 26,67% dari total modal yang ditetapkan. Dengan harga pelaksanaan Rp 750 per lembar maka dana yang dapat Rp 4,751 triliun.

Uang ini tidak dinikmati Garuda sendiri. Pasalnya ada hak saham milik Bank Mandiri, dari utang perseroan yang kemudian dikonversi menjadi saham perdana. Saham Garuda milik BMRI sebanyak 1,9 miliar lembar, sedangkan milik BUMN Aviasi sendiri 4,4 miliar lembar.

Dengan demikian jatuh murni Garuda atas saham IPO miliknya, Rp 3,3 triliun, sedangkan untuk BMRI Rp 1,451 triliun.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads