Demikian disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/2/2011).
Mustafa menerangkan, seluruh BUMN yang masuk daftar privatisasi masih dilakukan kajian untuk waktu pelaksanaannya. Dari daftar yang dipegang Kementerian BUMN, sudah ada 4 perseroan siap masuk komite privatisasi. Mereka diantaranya PT Sarana Karya (Persero), PT Primissima (Persero), PT Kertas Padalarang, dan PT Sarana Karya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, baik Primissima, Kertas Padalarang, atau Sarana Karya diarahkan Komite Privatisasi untuk dilakukan strategic sales. Ini berarti saham ketiganya tidak ditawarkan kepada publik, melainkan didivestasi oleh swasta atau BUMN lain.
Terkait rencana IPO PT Hutama Karya, dan PT Jasindo, Kementrian BUMN belum bisa memastikan apakah akan menawarkan saham ke publik tahun ini atau mengalami pemunduran. "Hutama Karya masih ada yang diselesaikan. Jasindo lagi dibenerin," jelas Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Pandu Djajanto.
(wep/ang)











































