"Obligasi, Rp 2 triliun, MTN, berapa miliar," ujar Dirut BTN Iqbal Latanro ketika ditemui di acara BTN Expo 2011, Jakarta Convention Center, Jakarta, akhir pekan lalu.
Sedangkan untuk pendanaan melalui right issue, Iqbal mengaku pihaknya belum berencana untuk melakukan rights issue menyusul kedua bank pemerintah lain yaitu BNI dan Bank Mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Managing Director BTN Irman A. Zahiruddin menyatakan keputusan rights issue menunggu instruksi pemerintah selaku pemilik bank tersebut.
"Karena rights issue bukan domainnya kami tapi pemilik, tunggu instruksi. Dalam hal ini pemerintah," ujarnya.
Untuk laba bersih tahun 2010 lalu, Irman memperkirakan BTN akan memperoleh laba lebih dari 60 persen dibandingkan tahun 2009 dengan NPL tetap terjaga pada level 3 persen.
"Yang jelas kinerja BTN jauh lebih bagus,jauh lebih kinclong," tandasnya.
(nia/qom)











































