BI: Rupiah Masih Bisa terus Menguat

BI: Rupiah Masih Bisa terus Menguat

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 18:10 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bisa terus menguat. Apalagi kenaikan BI Rate menjadi 6,75% bisa mengundang dana asing masuk dan membuat rupiah makin kuat.

Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono mengatakan penguatan rupiah masih dimungkinkan sepanjang tak mengganggu daya saing ekspor barang-barang dalam negeri.

"Penguatan rupiah masih dimungkinkan sepanjang dilakukan searah dan sebesar penguatan mata uang negara kompetitor dagang, sehingga tidak mengganggu daya saing ekspor," jelas Hartadi kepada detikFinance, Senin (7/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 8.970 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.990 per dolar AS.

Hartadi mengatakan penguatan rupiah diharapkan dapat meminimalisir tekanan inflasi dari luar atau imported inflation.

"Seperti diketahui tekanan inflasi ke depan sangat dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditi global seperti bahan pangan dan crude oil. Oleh karena itu penguatan rupiah dapat membantu meringankan imported inflation," jelas Hartadi.

Dalam kesempatan tersebut, Hartadi juga mengatakan tahun ini memang ada kekhawatiran tekanan inflasi lebih besar akibat kenaikan harga komoditi dunia baik pangan dan juga energi khususnya minyak mentah. Karena itu penguatan rupiah bisa dilakukan untuk mengendalikan laju inflasi tersebut.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads