Lippo Karawaci Raup Laba Rp 525 Miliar di 2010

Lippo Karawaci Raup Laba Rp 525 Miliar di 2010

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 18:13 WIB
Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat laba bersih Rp 525 miliar sepanjang tahun 2010, meningkat 35% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 388 miliar.

Demikian disampaikan Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya, dalam rilis yang diterima detikFinance di Jakarta, Senin (7/2/2011).

Pencapaian laba ini dihasilkan dari pertumbuhan atas pendapatan LPKR sebesar Rp 3,125 triliun. Pendapatan didukung oleh pertumbuhan ekonomi, penjualan perumahan dan kota mandiri yang tinggi, serta raihan atas divisi healthcare, dan produktivitas yang lebih tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendapatan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2010 tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp 525 miliar dan Rp 3,125 triliun, atau meningkat 35% dari keuntungan bersih Rp 388 miliar dan 22% dari pendapatan Rp 2,565 di tahun tahun 2009. Dengan hasil tersebut, maka laba bersih per lembar saham Perseroan menjadi Rp30,30," katanya.

Seluruh divisi bisnis perseroan mencatat pertumbuhan yang baik sepanjang tahun lalu. Divisi bisnis residential kota mandiri meraih pendapatan Rp 1,28 triliun, naik 18% dibandingkan tahun 2009, Rp 1,087 triliun.

Untuk pendapatan divisi Hospitals meningkat sebesar 16% menjadi Rp1,037 triliun dan bisnis Commercial mencatat peningkatan pendapatan sebesar 14% menjadi Rp 354 miliar.

"Penghasilan bisnis aset manajemen melonjak 67% menjadi Rp 454 miliar yang berasal dari fee yang diterima karena membantu penjualan aset Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) dan aset ritel lainnya, dan dari penjualan aset Siloam Hospitals Lippo Cikarang kepada First REIT," ungkapnya.

Ketut menambahkan, perseroan sangat berharap untuk dapat lebih mendorong strategi pertumbuhan kami dalam rangka mengubah LPKR dari suatu grup properti dengan nilai US$ 3 miliar menjadi US$ 8 miliar.

LPKR juga berencana membagikan dividen sebesar Rp 150 miliar atau Rp 8,65per lembar. Dividen merupakan payout ratio sebesar 28,6%, atau setara yield 1,6%.

Dividen interim sebesar Rp 50 miliar telah dibayarkan pada bulan Desember 2010, sedangkan dividen tahunan akan dibayarkan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads