Sepi Transaksi, IHSG Tersandung 6 Poin

Sesi I

Sepi Transaksi, IHSG Tersandung 6 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 08 Feb 2011 12:10 WIB
Sepi Transaksi, IHSG Tersandung 6 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 6 poin akibat aksi profit taking. Perdagangan di lantai bursa pun belum bergairah, terlihat dari volume perdagangan yang masih tipis.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,857 poin (0,20%) ke level 3.494,564. Indeks menguat setelah merespon data positif mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melebihi perkiraan.

Meski sempat menguat tipis di awal perdagangan, indeks akhirnya kembali jatuh ke zona merah. Meski mendapatkan banyak berita positif, namun aksi ambil untung yang dilakukan investor membuat indeks tak kuasa menahan pelemahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (8/1/2011), IHSG melemah tipis 6,100 poin (0,18%) ke level 3.481,607. Sementara Indeks LQ 45 turun 1,248 poin (0,21%) ke level 614,620.

Aksi profit taking kembali melanda lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham-saham yang sudah menguat di akhir pekan lalu kini banyak dilepas oleh penanam modal.

Pelemahan terbesar diderita oleh sektor properti, diikuti oleh aneka industri dan manufaktur. Hanya sektor pertambangan dan finansial yang bisa meraih poin di zona hijau.

Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 38.269 kali pada volume 2,92 miliar lembar saham senilai Rp 1,922 triliun. Sebanyak 64 saham naik, 125 saham turun dan 77 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih bergerak mixed hingga siang hari ini, namun dengan kecenderungan melemah. Hanya bursa Jepang yang masih bisa menguat.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng melemah 122,12 poin (0,52%) ke level 23.431,47.   
  • Indeks Nikkei-225 naik 47,25 poin (0,45%) ke level 10.639,29.
  • Indeks Straits Times turun tipis 7,01 poin (0,22%) ke level 3.185,17.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke Rp 11.050, Hexindo (HEXA) naik Rp 150 ke Rp 6.850, Bayan (BYAN) naik Rp 150 ke Rp 18.550, dan FKS Multiagro (FISH) naik Rp 140 ke Rp 1.440.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 ke Rp 49.100, Multibreeder (MBAI) turun Rp 400 ke Rp 12.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 200 ke Rp 36.000, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 200 ke Rp 22.550.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads