Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 12 Mei 2004 13:09 WIB

BATI Cabut Rokok Merek Dunhill

- detikFinance
Jakarta - PT BAT Indonesia Tbk., (BATI) mengkaji perubahan salah satu produk rokok mereka, Dunhill. Kemungkinan tahun ini merek rokok tersebut akan dicabut."Kami sudah melakukan pengkajian baik untuk pasar di Indonesia maupun kondisi pasar global. Kemungkinan ada perubahan merek pada rokok Dunhill tahun ini," kata Presdir PT BAT Ian Morton usai RUPS di Graha Niaga, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Rabu, (12/5/2004).Menurutnya, kurang berhasilnya pemasaran rokok Dunhill menjadi salah satu pertimbangan mencabut merek rokok tersebut. Perseroan sendiri memfokuskan penjualan pada segmen premium dan ekonomi ke bawah, karena pangsa pasarnya cukup luas.Salah satunya perseroan akan meluncurkan rokok segmen ekonomi Comfill Red khusus di luar Jawa dan Bali dengan harga Rp 4.000. Sementara itu, perseroan akan mempertahankan penjualan rokok Lucky Strike, Ardath, Comfill dan Kansas.Menurut Ian, penjualan rokok Lucky Strike pada tahun 2003 naik 106 persen. Sedangkan pada kuartal I 2004 naik 71 persen.Tak Tambah DividenIan juga menjelaskan, perseroan tidak akan memberikan tambahan dividen pada tahun buku 2003. Pasalnya perseroan telah membayar dividen interim untuk tahun 2003 sebanyak dua kali masing-masing Rp 200 pada 17 Juni 2003, dan Rp 150 pada 10 Desember 2003.BAT mencatat penurunan penjualan pada tahun 2003 menjadi Rp 1,430 triliun dibandingkan tahun 2002 yang sebesar Rp 1,644 triliun. Demikian pula dengan laba bersih tahun 2003 yang turun menjadi Rp 49,347 miliar dibandingkan tahun 2002 Rp 118,180 miliar.Saat ini British American Tobaco Invesment menguasai 71,1 persen saham BAT. Sementara pemegang saham kedua Bank of Bermuda Ltd., Hongkong sebesar 15,76 persen.

(mi/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com