Regional Memerah, IHSG Kehilangan 56 Poin

Regional Memerah, IHSG Kehilangan 56 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 09 Feb 2011 12:06 WIB
Regional Memerah, IHSG Kehilangan 56 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah cukup dalam, 56 poin akibat tekanan aksi jual dan memerahnya bursa-bursa regional. Banyak investor melepas portofolionya untuk beralih membeli surat utang pemerintah.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 8,387 poin (0,25%) ke level 3.451,546. Masih banyak investor yang melepas portofolionya.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (9/2/2011), IHSG kehilangan 56,256 poin (1,63%) ke level 3.403,677. Sementara Indeks LQ 45 turun 11,379 poin (1,87%) ke level 598,646.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi jual kembali marak terjadi di lantai bursa. Banyak investor melepas portofolionya untuk beralih membeli surat utang pemerintah karena akan memberikan risiko investasi yang lebih rendah.

Atas kejadian itu, indeks sama sekali tidak menyetuh zona hijau, posisi tertingginya di level 3.458,249 pun berada di zona hijau. Sementara posisi terendahnya di level 3.399.260.

Pelemahan terbesar diderita oleh saham-saham di sektor industri dasar dan finansial yang turun lebih dari 2%. Hampir semua sektor industri mengalami penurunan lebih dari 1%.

Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 38.756 kali pada volume 1,326 miliar lembar saham senilai Rp 1,948 triliun. Sebanyak 23 saham naik, 186 saham turun, dan 54 saham stagnan.

Mayoritas bursa di regional mulai balik arah ke teritori negatif setelah tertekan oleh kebijakan China menaikkan tingkat suku bunga acuan. Tak satu pun berada di zona hijau.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah tipis 0,74 poin (0,03%) ke level 2.798,22.   
  • Indeks Hang Seng turun 150,66 poin (0,64%) ke level 23.333,64.   
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 26,11 poin (0,25%) ke level 10.609,87.   
  • Indeks Straits Times terkoreksi 33,96 poin (1,07%) ke level 3.151,40.   

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Nipress (NIPS) naik Rp 175 ke Rp 3.875, International Nickel (INCO) naik Rp 100 ke Rp 5.100, FKS Multiagro (FISH) naik Rp 80 ke Rp 1.520, dan OCBC NISP (NISP) naik Rp 70 ke Rp 1.320.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam katagori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 34.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 ke Rp 48.050, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 45.700, dan Indocement (INTP) turun Rp 600 ke Rp 14.200.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads