IHSG Melorot 5,154 Poin
Kamis, 13 Mei 2004 16:23 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, (13/5/2004) kembali melemah 5,154 poin pada level 739,137. Turunnya indeks masih dipengaruhi melemahnya rupiah yang sempat menembus level Rp 9.000/dolar AS dan kondisi bursa regional.Indeks LQ-45 turun 1,479 poin pada level 159,628, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,900 poin pada level 121,745, Indeks Papa Utama (MBX) turun 0,746 poin pada posisi 201,401, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 2,277 poin pada posisi 166,877.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 14.604 kali pada volume 2.701.439 lot saham senilai Rp 710,101 miliar. Sebanyak 44 saham naik, 79 saham turun dan 266 saham stagnan.Saham-saham yang turun di top losser diantaranya Ramayana Lestari Sentosa (RALS) turun Rp 275 menjadi Rp 4.450, Timah (TINS) turun Rp 150 ke posisi Rp 1.800, Indocement (INTP) turun Rp 150 menjadi Rp 1.650, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 5.750, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 100 menjadi Rp 2.950, BRI (BBRI) turun Rp 50 ke posisi Rp 1.700, dan Indosat (ISAT) turun Rp 50 di posisi Rp 3.850.Sedangkan saham yang naik di jajaran top gainer diantaranya International Nikkel (INCO) naik Rp 1.000 menjadi Rp 28.100, Medco (MEDC) naik Rp 75 menjadi Rp 1.450, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.375, PTBA naik Rp 25 menjadi Rp 700, dan Unilever naik Rp 25 menjadi Rp 3.750. Sedangkan saham Telkom dan HMSP stagnan masing-masing di level Rp 7.450 dan Rp 5.000.Penurunan indeks kali ini masih dipengaruhi oleh melemahnya rupiah dan kondisi bursa regional yang hari ini bergerak variatif.Menurut Panji Irawan dari Bank Mandiri, melemahnya rupiah di pasar valas memberikan pengaruh yang signifikan di pasar modal. Apalagi selama ini IHSG dan rupiah sudah menguat cukup lama sehingga investor melakukan profit taking.Selain terpengaruh rencana kenaikan bunga oleh the Fed, kondisi politik di dalam negeri juga memberikan sentimen negatif terhadap kondisi pasar.
(mi/)











































