Indeks Rawan Profit Taking
Jumat, 14 Mei 2004 09:20 WIB
Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp 9.000 per dolar AS diprediksi masih akan memberi sentimen negatif terhadap perdagangan di lantai bursa. Indeks juga mengalami tekanan akibat profit taking yang berlanjut.Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (13/5/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) kembali melemah sebanyak 5,154 poin pada level 739,137. Penurunan indeks itu terutama dipicu melemahnya rupiah dan fluktuasinya sejumlah bursa regional.Indeks LQ-45 turun 1,479 poin pada level 159,628, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,900 poin pada level 121,745, Indeks Papa Utama (MBX) turun 0,746 poin pada posisi 201,401, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 2,277 poin pada posisi 166,877.
(ani/)











































