ELTY Akuisisi 73,48% Saham Bakrie Swasakti Utama

ELTY Akuisisi 73,48% Saham Bakrie Swasakti Utama

- detikFinance
Jumat, 14 Mei 2004 13:17 WIB
Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk., (ELTY) telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham untuk melakukan akusisi saham sebanyak 73,48 persen milik Linfield Services Ltd., di PT Bakrie Swasaksti Utama (BSU). Demikian diungkapkan oleh Presdir ELTY, Marudi Surachman usai RUPSLB yang berlangsung di Klub Rasuna Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat,(14/5/2004). Menurut Marudi, transaksi akuisisi saham tersebut mencapai Rp 70 miliar atau di bawah dari nilai buku saham Bakrie Swasakti sebesar Rp 91 miliar. Sementara pendanaan akuisisi tersebut akan dibiayai dari kas internal perseroan. Dijelaskan Marudi, tindakan korporasi ini dimaksudkan untuk memperbaiki posisi keuangan dan meningkatkan nilai aset Bakrieland dari Rp 638 miliar sebelum transaksi menjadi Rp1,17 triliun. "Setelah mendapat persetujuan dari RUPSLB hari ini dalam pekan depan transaksi jual beli ini akan dilakukan," katanya. PT Bakrie Swasakti Utama adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan dan pemasaran apartemen dan berkedudukan di Virgin Island. Dengan akuisis saham BSU ini, perseroan akan mengembangkan usaha bukan hanya di perumahan, tetapi juga memperluas di bidang pembangunan apartemen. "Secara prinsip kami ingin mencari peluang baru untuk menambah portofolio perseroan, dengan memperluas bidang saha perseroan," katanya. Selain itu, PT Bakrieland Development Tbk optimistis bisa membukukan penjualan sebesar Rp 100 miliar dan laba bersih sebesar Rp 30 miliar pada tahun 2004. Sementara pada tahun 2005 penjualan perseroan diprediksikan mencapai Rp 250 miliar. Menurut Marudi, meningkatnya penjualan tahun 2005, karena adanya akusisi 73,48 persen saham di PT Bakrie Swasakti Utama yang bergerak di bidang pembangunan apartemen. "Kita optimis karena Bakrie Swasakti sudah punya apartemen yang sudah jadi dan siap dijual sebanyak 475 unit di Tower Taman Rasuna," katanya. Sementara hingga Maret 2004, Bakrieland membukukan penjualan sebesar Rp 30 miliar dan laba bersih sebesar Rp 755 juta. Sedangkan, Bakrie Swasakti membukukan keuntungan sebesar Rp 3,9 miliar per Maret 2004. Per akhir 2003 bila dihitung konsolidasi dengan pembelian saham di Bakrie Swasakti tersebut maka pendapatan perseroan mencapai Rp 140 miliar dibanding sebelum adanya akuisisi yang hanya sebesar Rp 38 miliar. Demikian pula, setelah akuisisi laba usaha perseroan juga meningkat menjadi Rp 18,9 miliar dibanding sebelum akuisisi sebesar Rp 656 juta. Marudi juga menjelaskan, bahwa RUPST menyetujui perseroan untuk tidak melakukan pembagian dividen tahun buku 2003 akibat masih adanya negative retained earning. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads