triliun. Pencapaian pendapatan Rp 11,2 triliun tersebut termasuk Rp 1,5 triliun non-recurring dari Matahari Department Store (MDS).
Demikian disampaikan Corporate Secretary MLPL, Chrysologus Sinulingga dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip detikFinance, Minggu (13/2/2011).
Pendapatan berkelanjutan (recurring income) akan naik 23,9%, dari Rp 9,7 triliun menjadi Rp 12 triliun. Dimana pendapatan luar biasa di 2010 mencapai
Rp 2,83 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"EBITDA yang kuat tumbuh sebesar 40% menjadi Rp 651 miliar, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat," tuturnya.
Perseroan meningkatkan investasi pada bisnis Hypermarket dua kali lipat melalui anak usahanya, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), sepanjang tahun
2011. Ditargetkan 17 gerai Hypermart baru akan hadir di 2011. Bandingkan dengan pencapaian di periode sebelumnya, yang hanya 5 gerai di 2010.
"MLPL juga mengumumkan hasil keuangan yang solid di tahun 2010 yang didorong oleh pertumbuhan ekonomi, penjualan ritel, pendapatan TI dan peningkatan
produktivitas. Hasil tersebut menghasilkan keuntungan luar biasa hingga melonjak Rp 2,83 triliun di tahun 2010, naik 2.550% dari sebelumnya,"
tuturnya.
Direksi MLPL akan mengumumkan dividen final tahun buku 2010 pada RUPST mendatang di bulan Februari 2011.
Menurut Managing Director MLPL, Harijono Suwarno, perseroan telah melakukan upaya yang luar biasa dan posisi yang tepat untuk pertumbuhan berkelanjutan pada tahun 2011.
"Kami gembira melihat semua sektor bisnis kami telah berkembang sejalan dengan arah strategi kami, dan juga melakukan strategi untuk pertumbuhan
yang gemilang di 2011," kata Harijono.
(wep/hen)











































