Rights Issue Bank Mandiri Rp 8,8 Triliun Dieksekusi

Rights Issue Bank Mandiri Rp 8,8 Triliun Dieksekusi

- detikFinance
Senin, 14 Feb 2011 13:21 WIB
Jakarta - Sebanyak 7 investor tercatat membeli saham rights issue PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menjadi hak pemerintah yang tak dieksekusi senilai Rp 8,8 triliun pada perdagangan saham hari ini.

Seorang pelaku pasar mengatakan, transaksi ini ditangani oleh PT Mandiri Sekuritas (CC) sebanyak 1.149.721.000 HMETD BMRI dan PT Danareksa Sekuritas (OD) sebanyak 529.672.000 HMETD BMRI. Totalnya sebanyak 1.679.393.000 HMETD, lebih banyak dari rencana semula 1.559.372.392 HMETD.

Tujuh investor membeli saham rights issue Bank Mandiri milik pemerintah yang tidak dieksekusi tersebut melalui PT CLSA Indonesia (KZ), PT Deutsche Securities Indonesia (DB), PT Merryll Lynch Indonesia (ML), PT Mandiri Sekuritas (CC), dan PT Danareksa Sekuritas (OD).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu investor asing tercatat ikut membeli sebanyak 325.926.000 HMETD senilai Rp 1,711 triliun," ujar pelaku pasar kepada detikFinance, Senin (14/2/2011).

Transaksi dilakukan di harga Rp 5.250/HMETD di mana sebesar Rp 5.000/saham akan masuk ke kas Bank Mandiri, sedangkan Rp 250/saham akan masuk ke kas negara.

Artinya, dari jumlah tersebut, sebesar Rp 8,3 triliun akan masuk ke Bank Mandiri, sedangkan sebesar Rp 419,848 miliar akan masuk ke kas negara. Nilai yang masuk ke kas negara lebih besar dari rencana semula Rp 389,843 miliar.

Bank Mandiri menerbitkan 2.336.838.591 HMETD di harga Rp 5.000/saham. Total dana yang akan diperoleh Bank Mandiri melalui aksi rights issue ini mencapai Rp 11,684 triliun.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads