Seorang pelaku pasar mengatakan, transaksi ini ditangani oleh PT Mandiri Sekuritas (CC) sebanyak 1.149.721.000 HMETD BMRI dan PT Danareksa Sekuritas (OD) sebanyak 529.672.000 HMETD BMRI. Totalnya sebanyak 1.679.393.000 HMETD, lebih banyak dari rencana semula 1.559.372.392 HMETD.
Tujuh investor membeli saham rights issue Bank Mandiri milik pemerintah yang tidak dieksekusi tersebut melalui PT CLSA Indonesia (KZ), PT Deutsche Securities Indonesia (DB), PT Merryll Lynch Indonesia (ML), PT Mandiri Sekuritas (CC), dan PT Danareksa Sekuritas (OD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transaksi dilakukan di harga Rp 5.250/HMETD di mana sebesar Rp 5.000/saham akan masuk ke kas Bank Mandiri, sedangkan Rp 250/saham akan masuk ke kas negara.
Artinya, dari jumlah tersebut, sebesar Rp 8,3 triliun akan masuk ke Bank Mandiri, sedangkan sebesar Rp 419,848 miliar akan masuk ke kas negara. Nilai yang masuk ke kas negara lebih besar dari rencana semula Rp 389,843 miliar.
Bank Mandiri menerbitkan 2.336.838.591 HMETD di harga Rp 5.000/saham. Total dana yang akan diperoleh Bank Mandiri melalui aksi rights issue ini mencapai Rp 11,684 triliun.
(wep/dnl)










































