Mengawali perdagangan awal pekan ini, IHSG langsung menguat hingga 29,595 poin (0,87%) ke level 3.421,361. Indeks LQ 45 juga menguat 6,906 poin (1,16%) ke level 602,025. IHSG langsung merespons penguatan bursa-bursa regional.
Penguatan IHSG terus berlangsung hingga akhir perdagangan, berkat dukungan saham-saham perbankan dan juga komoditas. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tercatat paling aktif diperdagangkan pada hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional bertahan di teritori positif hingga akhir perdagangan pekan ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 71,64 poin (2,53%) ke level 2.898,97.
- Indeks Hang Seng menguat 292,14 poin (1,28%) ke level 23.121,06.
- Indeks Nikkei-225 menguat 119,89 poin (1,13%) ke level 10.725,54.
- Indeks Straits Times menguat 30,86 poin (1%) ke level 3.108,13.
Besarnya nilai transaksi hari ini berkaitan dengan eksekusi rights issue Bank Mandiri senilai Rp 8,8 triliun. Sebanyak 7 investor tercatat membeli saham rights issue PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menjadi hak pemerintah dan tak dieksekusi senilai Rp 8,8 triliun pada perdagangan saham hari ini.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.150 menjadi Rp 49.550, Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 20 menjadi Rp 540, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.600, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 23.200, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 menjadi Rp 45.200, Adaro (ADRO) naik Rp 50 menjadi Rp 2.425.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.450, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 50 menjadi Rp 14.500, Garuda Indonesia (GIAA) turun Rp 30 menjadi Rp 590, Multipolar (MLPL) turun Rp 35 menjadi Rp 260. (qom/dnl)











































