Transaksi di Wall Street Lemah Lesu

Transaksi di Wall Street Lemah Lesu

- detikFinance
Selasa, 15 Feb 2011 08:14 WIB
Transaksi di Wall Street Lemah Lesu
New York - Bursa Wall Street ditutup flat, penguatan saham-saham energi dan komoditas mampu menahan indeks saham tidak melemah terlalu jauh. Namun rendahnya volume menunjukkan reli mungkin sudah mencapai puncaknya sepanjang tahun ini.

Pada perdagangan Senin (14/2/2011), indeks Dow Jones ditutup melemah tipis 5,07 poin (0,04%) ke level 12.268,19. Indeks Standard & Poor's 500 menguat tipis 3,17 poin (0,24%) ke level 1.332,32 dan Nasdaq menguat 7,74 poin (0,28%) ke level 2.817,18.

Transaksi perdagangan di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,6 miliar lembar saham, yang merupakan level terendah dibandingkan rata-rata transaksi sepanjang tahun ini yang mencapai 8 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shawn Hacket, presiden Hackett Advisors mengatakan, kenaikan indeks di tengah tipisnya volume berarti tahapan untuk pembalikan.

"Segala sesuatu yang saya lihat menunjukkan pengemudi sekarang ini berada pada gigitan terakhir dari keserahan dan momentum sebelum pasar akhirnya kekurangan pembeli," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (15/2/2011),

Harga tembaga menembus rekor tertingginya lagi setelah impor China menunjukkan kuatnya permintaan material dasar itu. Saham Freeport McMoRan Copper & Gold tercatat melonjak hingga 4,9% dan indeks PHLX Gold/Silver naik 2,2%.

Saham Wal-Mart tercatat sebagai salah satu terburuk pada perdagangan Senin, setelah JPMorgan menurunkan peringkat saham itu. Saham Wal-Mart turun hingga 1,6%.

Meski demikian, sebagian pialang masih melihat sisa-sisa penguatan di pasar dan akan membeli setiap ada penurunan harga-harga saham.

"Kita tidak akan terkejut melihat pembalikan, namun dalam jangka panjang, kami kira pasar punya ruang untuk tumbuh," ujar Mitch Rubin, chief investment officer RiverPark Advisors.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads