Pertumbuhan IHSG 2011 Bakal Melambat

Pertumbuhan IHSG 2011 Bakal Melambat

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 16 Feb 2011 15:32 WIB
Jakarta - Pasar modal memiliki prospek pertumbuhan, meski tidak sebesar 2010 yang melonjak hingga 46%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan tumbuh maksimal 23% dari pencapaian periode lalu.

"Tahun 2011 tidak secemerlang tahun lalu. 20-23% saja sudah hebat. Karena risiko yang terjadi lebih berat," ungkap Associate Director PT UOB Kay Hian Securities, Stefanus Susanto di hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/2/2011).

Risiko yang dimaksud Stefanus adalah pertumbuhan ekonomi global yang menciut pada tahun 2011. Dari pencapaian di tahun lalu, 4,7%, ekonomi dunia maksimal akan tumbuh 4,1-4,2% di 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun lalu juga di luar perkiraan pertumbuhannya. Risiko-risiko yang terjadi seperti inflasi global yang akan lebih tinggi, atau lebih buruk. Ini terjadi di seluruh dunia," jelasnya.

"Sulit kembali 46%. Kita lebih realistis. Tumbuh 20% juga sudah cukup baik," paparnya.

Menurutnya, pasar saham masih mengandalkan sektor komoditi, mulai emiten berbasis minyak, batu bara, sawit, sebagai penggerak IHSG. Faktor eksternal juga perlu dicermati, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

"Kondisinya, kita terus lihat perkembangannya. Seperti Mesir, kan yang penting adalah Terusan Suez. Kalau makin parah, pasti naik lagi (minyak)," ucapnya.

"Komoditi tetap, karena fund-fund asing seperti itu, uangnya hanya muter-muter saja. Dari minyak, ke batu bara, CPO, timah. Seperti itu terus," imbuh Stefanus.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads