Selain itu, munculnya sejumlah kesepakatan antar perusahaan memunculkan harapan akan terus berlangsungnya pemulihan ekonomi. Namun tetap saja penguatan terjadi dalam volume yang tipis sehingga menandakan keyakinan investor belum sepenuhnya.
Pada perdagangan Rabu (16/2/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 61,53 poin (0,50%) ke level 12.288,17. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 8,31 poin (0,63%) ke level 1.336,32 dan Nasdaq menguat 21,21 poin (0,76%) ke level 2.825,56.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks S&P 500 mencapai 1.333,58, atau dua kali lipat dibandingkan titik terendah yang dicapai pada Maret 2009. Pada level penutupan, pasar sudah meningkat hingga 96% sejak 9 Maret 2009.
Mengawali perdagangan, investor sempat dibayangi kekhawatiran memanasnya lagi hubungan antara Israel dan Iran. Namun indeks saham secara perlahan berbalik arah mendekati level tertingginya.
"Ini sepertinya hanya karena banyak permintaan, dan pasar secara cepat mengabaikan berita-berita yang sepertinya terlihat negatif," ujar Angel Mata, managing director Stifel Nicolaus seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/2/2011).
Saham Dell menguat hingga 11,9% setelah produsen komputer terbesar kedua di dunia itu mengumumkan laba yang melebihi estimasi analis. Saham Hewlet-Packard yang merupakan produsen komputer terbesar setelah Dell tercatat naik hingga 2,1%.
(qom/qom)











































