Indeks Anjlok Hingga 50 Poin
Senin, 17 Mei 2004 14:50 WIB
Jakarta - Kekhawatiran investor yang berlebihan memicu anjloknya indeks di Bursa Efek Jaakrta (BEJ). Hingga pukul 14.39 Jakarta Automatic Trading System (JATS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok hingga 53,712 poin di level 668,997.Penurunan indeks ini masih dipicu oleh sentimen negatif dari luar negeri karena anjloknya bursa-bursa internasional dan kenaikan harga minyak dunia. Akibatnya, investor baik lokal maupun asing ramai-ramai melepas sahamnya.Total perdagangan di pasar reguler mencatat nilai sebesar 796,402 miliar, dimana saham-saham unggulan (bluechip) maupun lapis kedua hampir seluruhnya mengalami penurunan harga.Sejumlah analis menilai penurunan indeks ini sebenarnya tidak masuk akal. Kalangan investor, terutama asing, dianggap terlalu berlebihan dalam mengantisipasi perkembangan pasar global. Aksi itu juga diikuti oleh investor lokal yang berbondong-bondong membuang sahamnya sehingga mengakibatkan indeks terjun bebas.Sementara faktor dari dalam negeri praktis hanya pelemahan rupiah semata. Namun ternyata investor bereaksi terlalu jauh atas rencana kenaikan suku bunga The Fed pada Juni mendatang. Pasar juga mengalami tekanan setelah adanya ledakan di kantor HSBC di Ankara, Turki, terkait dengan kedatangan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
(ani/)











































