Direktur Utama DIM, John D. Item mengatakan, total kedua reksa dana ini ditargetkan akan meraih dana kelolaan Rp 1 triliun. Perseroan siap menempatkan dana investasi nasabahnya ke 10 saham-saham komoditas dan konsumer dengan berfundamental kuat.
"Masing-masing Rp 500 miliar di awal, dan kami harapkan bisa berkembang," kata John dalam peluncuran Danareksa Mawar Komoditas dan Konsumer 10, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk reksa dana Danareksa Mawar Konsumer akan masuk di saham seperti Unilever, Indofood, Kalbe Farma. Sedangkan untuk Produk reksa dana Danareksa Mawar Komoditas, DIM akan masuk di saham-saham Coal, Mining, juga Agriculture.
"Kita harapkan semua bisa terserap. Kalau jangka pendek lebih ke komoditas. Tapi kalau jangka panjang konsumer. Komoditas itu menjanjikan, tapi konsumer itu stabil," tegas John.
Dengan ada dua produk baru bulan depan, BUMN sekuritas ini menargetkan total dana kelolaan Rp 15 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan raihan di akhir 2010 yang mencapai Rp 10,6 triliun.
Menjelang tutup tahun 2010 perseroan juga telah menerbitkan 5 produk reksa dana investasi. Kelima reksa dana yang diluncurkan DIM tersebut terdiri dari empat reksa dana proteksi dan satu reksa dana pendapatan tetap denominasi dolar AS.
Dengan berbasis pada obligasi berperingkat minimal AA-, reksa dana terproteksi yang diterbitkan DIM menetapkan imbal hasil 7,5-8%.
(wep/dnl)











































