Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Edgar Ekaputra disela-sela peluncuran Danareksa Mawar Komoditas dan Konsumer 10, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011).
"Danareksa, pinjam minjam sesuatu yang mormal. Pinjam dan place day to day selalu terjadi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus Danareksa Sekuritas, total pendanaan bersumber dari induk usahanya. Namun, Edgar tidak merinci besaran pemberian dana yang disuntikkan ke OD.
"Untuk Garuda, ada yang tidak diserap. Alhamdulillah, kita serap. Persero hanya mendukung pendanaan sekuritas, dan treasury di central di Persero. Pinjam meminjam selalu. Pastinya tanya ke Marci (Marciano Herman, PreDir Danareksa Sekuritas)," ucap Edgar.
Memang kabar pinjaman Rp 1,7 triliun dana 3 BUMN sekuritas untuk menyerap sisa saham IPO GIAA, sudah terdengar awal pekan ini. Dimana, Danareksa (Persero) menyunyikkan dana Rp 750 miliar kepada Danareksa Sekuritas. Perseroan juga memberi dana segar kepada Bahana Securities Rp 200 miliar. Total yang dikucurkan Danareksa (Persero) mencapai Rp 950 miliar.
Β
Edgar pun sekali lagi tidak menampik pemberian dana pinjaman ke Bahana Securities. "Kami akan salalu membantu. Kami saling bantu. Bagi pihak yang bekerja sama dengan Danareksa," imbuhnya.
(wep/qom)











































