Danareksa Pilih Sektor Energi dan Listrik untuk Investasi RDPT

Danareksa Pilih Sektor Energi dan Listrik untuk Investasi RDPT

- detikFinance
Kamis, 17 Feb 2011 14:56 WIB
Jakarta - Danareksa Investment Management (DIM) akan meningkatkan investasi pada portofolio Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) menjadi Rp 5-6 triliun. Sektor energi dan pembangkit listrik menjadi fokus pilihan perseroan sebagai portofolio investasi RDPT.

Demikian disampaikan Direktur Utama DIM, John D. Item dalam peluncuran Danareksa Mawar Komoditas dan Konsumer 10, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011).

"RDPT saat ini Rp 3-4 triliun dengan 8 produk. Akan jadi Rp 5-6 triliun," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Produk baru RDPT siap diterbitkan DIM sepanjang 2011 ini, sehingga total dana kelolaan dapat tumbuh sesuai target. Sektor energi dan pembangkit listrik akan difokuskan perseroan dalam penempatan investasi RDPT.
Β 
Alasan utama adalah, sektor ini masih tetap tumbuh mengingat Indonesia masih butuh banyak power plant untuk mendukung tumbuh kembang bangsa. "Kita akan coba ke arah energi, related. Power plant, cable power, termasuk geothermal," ungkapnya.

Secara keseluruhan, DIM akan mengeluarkan maksimum 10 reksa dana baru. Dimana 2 diantaranya telah meluncur hari ini, yakni Danareksa Mawar Komoditas 10 dan Danareksa Mawar Konsumer 10 yang berbasis saham.

"Secara total 6-10 produk termasuk proteksi, fix income dan equity. Untuk saham masih berpotensi tumbuh. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia 6-5% indeks tumbuh berapa, earning pun akan tumbuh," paparnya.

John pun tidak ambil pusing dengan penurunan IHSG yang terjadi sejak awal Januari lalu. Menurutnya, valuasi secara wajar IHSG berada di level 4.000-4.200. Namun kepastian titik balik indeks, tidak dapat diketahui secara pasti.

"Mungkin, bisa saja kuartal II," ucap John.

Optimisme serupa disampaikan Presiden Direktur PT Danareksa (Persero), Edgar Saputra. "Secara teknikal, sudah berada di titik terendah. Kalau ga ada sesuatu yang besar terjadi, kita hanya menunggu kembalinya saja. Menjadi 3.800-3.900 itu sangat mudah," imbuhnya.
(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads