Pada perdagangan Kamis (17/2/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 29,97 poin (0,24%) ke level 12.318,14. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 4,11 poin (0,31%) ke level 1.340,43 dan Nasdaq menguat 6,02 poin (0,21%) ke level 2.831,58.
Saham-saham teknologi bergerak menguat, dengan saham Nvidia Corp melonjak hingga 9,8% ke US$ 25,68, sehari setelah mengumumkan proyeksi pendapatan yang meningkat berkat peningkatan penjualan prosesornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks S&P Energi juga naik hingga 0,8% merespons lonjakan harga minyak mentah dunia hingga 1,7% akibat memanasnya lagi kondisi di Timur Tengah.
Di awal perdagangan, saham-saham sempat bergerak melemah setelah data menunjukkan kenaikan indeks harga konsumen dan klaim keuntungan pengangguran baru. Namun ternyata pelemahan itu tidak bertahan lama.
"Orang-orang telah fokus pada hal-hal positif seperti outlook dari korporasi dan musim laporan keuangan yang baik," ujar Brian Lazorishak, manajer dari Chase Investment Counsel seoerti dikutip dari Reuters, Jumat (18/2/2011).
Investor juga tidak merespons negatif situasi di Timur Tengah yakni terkait memanasnya lagi hubungan antara Iran dan Israel. "Isu geopolitik sudah ditinggalkan, mungkin dengan prematur ," ujar Lazorishak.
(qom/qom)











































