Wall Street Acuhkan Data Negatif

Wall Street Acuhkan Data Negatif

- detikFinance
Jumat, 18 Feb 2011 07:02 WIB
Wall Street Acuhkan Data Negatif
New York - Indeks saham di bursa Wall Street kembali melanjutkan penguatannya. Investor justru memanfaatkan data ekonomi yang negatif untuk membeli saham-saham unggulan.

Pada perdagangan Kamis (17/2/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 29,97 poin (0,24%) ke level 12.318,14. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 4,11 poin (0,31%) ke level 1.340,43 dan Nasdaq menguat 6,02 poin (0,21%) ke level 2.831,58.

Saham-saham teknologi bergerak menguat, dengan saham Nvidia Corp melonjak hingga 9,8% ke US$ 25,68, sehari setelah mengumumkan proyeksi pendapatan yang meningkat berkat peningkatan penjualan prosesornya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham semikonduktor tercatat naik 1,4% dan tercatat sudah naik hingga 21,3% sejak awal Desember.

Indeks S&P Energi juga naik hingga 0,8% merespons lonjakan harga minyak mentah dunia hingga 1,7% akibat memanasnya lagi kondisi di Timur Tengah.

Di awal perdagangan, saham-saham sempat bergerak melemah setelah data menunjukkan kenaikan indeks harga konsumen dan klaim keuntungan pengangguran baru. Namun ternyata pelemahan itu tidak bertahan lama.

"Orang-orang telah fokus pada hal-hal positif seperti outlook dari korporasi dan musim laporan keuangan yang baik," ujar Brian Lazorishak, manajer dari Chase Investment Counsel seoerti dikutip dari Reuters, Jumat (18/2/2011).

Investor juga tidak merespons negatif situasi di Timur Tengah yakni terkait memanasnya lagi hubungan antara Iran dan Israel. "Isu geopolitik sudah ditinggalkan, mungkin dengan prematur ," ujar Lazorishak.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads