Buntuti Wall Street, IHSG Menguat 11 Poin

Buntuti Wall Street, IHSG Menguat 11 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 18 Feb 2011 09:37 WIB
Buntuti Wall Street, IHSG Menguat 11 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di akhir pekan dengan penguatan tipis 11 poin. Indeks bisa dengan baik menyerap sentimen positif menguatnya Wall Street tadi malam.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 8.875 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.880 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 11,368 poin (0,33%) ke level 3.445,748. Sedangkan Indeks LQ 45 naik, 2,917 poin (0,48%) ke level 607,542.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (18/2/2011), IHSG naik 11,847 poin (0,34%) ke level 3.447,334. Indeks LQ 45 menguat 3,040 poin (0,50%) ke level 607,665.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menguat, naik 19,326 poin (0,56%) ke level 3.453,706. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 5,027 poin (0,83%) ke level 609,652.

Kemarin, indeks berhasil menguat untuk hari keempatnya secara berturut-turut dengan kenaikan yang tidak terlalu signifikan. Pada perdagangan Kamis, IHSG menguat 17,595 poin (0,51%) ke level 3.434,380.

Bursa Wall Street semalam kembali melanjutkan penguatannya. Investor memanfaatkan data ekonomi yang negatif untuk membeli saham-saham unggulan.

Bursa-bursa regional pun mayoritas bergerak menguat dengan kenaikan tipis. Hanya bursa China yang masih menderita pelemahan.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 11,57 poin (0,40%) ke level 2.915,40.   
  • Indeks Hang Seng menguat 85,85 poin (0,37%) ke level 23.387,69.   
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 2,15 poin (0,02%) ke level 10.838,79.   
  • Indeks Straits Times bertambah 12,76 poin (0,41%) ke level 3.095,59.   

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 8.875 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.880 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads