Sebenarnya mengawali perdagangan awal pekan ini, IHSG langsung berada di jalur hijau, naik 12,983 atau 0,37% ke level 3514,48. Indeks LQ45 juga naik 3,429 poin atau 0,55% ke level 622,179.
Namun penguatan IHSG tidak berlangsung lama. Koreksi atas saham-saham berkapitalisasi besar seperti Astra International membuat IHSG akhirnya menepi ke teritori negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa Asia hingga siang ini cukup beragam:
- Indeks Komposit Shanghai menguat tipis 3,59 poin (0,12%) ke level 2.903,38.
- Indeks Hang Seng melemah 86,62 poin (0,37%) ke level 23.508,62.
- Indeks Nikkei-225 turun tipis 6,81 poin (0,06%) ke level 10.835,99.
- Indeks Straits Times melema 14,29 poin (0,46%) ke level 3.072,73.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 74.214 kali pada volume 1.695 juta lembar saham senilai Rp 2,010 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 106 saham turun, 73 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 menjadi Rp 48.150, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.700 menjadi Rp 37,450, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7,550.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain PGN (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 3.775, Astra International (ASII) turun Rp 600 menjadi Rp 52.400, Indika Energy (INDY) turun Rp 25 menjadi Rp 3.800.
(qom/qom)











































