Bunga Obligasi Citra Surya Makmur 13,5-14,5%
Selasa, 18 Mei 2004 14:44 WIB
Jakarta - Perusahaan jasa telekomunikasi, PT Citra Surya Makmur (CSM), akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 350 miliar, dengan memberikan indikasi bunga di kisaran 13,5-14,5 persen. Obligasi ini terdiri atas obligasi konvensional maksimal Rp 250 miliar dan obligasi syariah ijarah Rp 100 miliar.Menurut Direktur Utama CSM, Subagio Wirjoatmodjo, dalam jumpa pers di Hotel Shangri-la, Jakarta, Selasa (18/5/2004), obligasi yang dikeluarkan tidak akan melebihi Rp 350 miliar. Sedangkan indikasi bunga yang diberikan sebesar 13,5-14,5 persen adalah kisaran bunga tetap, terutama pada tahun pertama dan kedua, yang belaku untuk obligasi konvensional maupun syariah.Obligasi ini berjangka waktu 5 tahun dan mendapat peringkat BBB dari Pefindo. Menurut Subagio, dana dari hasil emisi obligasi sebesar Rp 250 miliar akan digunakan untuk refinancing pembayaran utang. Sisanya, Rp 100 miliar akan dialokasikan untuk biaya sewa telekomunikasi dan modal kerja.CSM merupakan perusahaan penyedia jasa jaringan telekomunikasi data digital (broadband digital data network/) berbasis satelit, kabel dan wireless yang beroperasi di Indonesia.Rencananya, obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 12 Juli 2004 dengan perkiraan tanggal efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) 28 Juni 2004 dan masa penawaran 5-7 Juli 2004. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas dengan wali amanat PT Bank BRI Tbk.Dijelaskan Subagio, utang perseroan saat ini berjumlah Rp 300 miliar, dimana jika dilakukan refinancing sebesar Rp 250 miliar, maka sisa utang tinggal Rp 50 miliar. Utang yang akan dibayarkan terdiri dari kepada Bank Danamon Rp 38 miliar, Bank Niaga Rp 39 miliar dan Rp 19,5 miliar, BNI Rp 110 miliar, Bank Bukopin Rp 37 miliar dan Bank Syariah Mandiri Rp 30 miliar.Saat ini pemegang saham CSM terdiri dari PT Tigatra Media dengan kepemilikan 38,29 persen, Media Trio 36,71 persen dan PT Telkom 25 persen. Porsi pelanggan CSM saat ini sebesar 68 persen didominasi industri perbankan dan keuangan, sisanya sekitar 32 persen adalah pelanggan sektor retail.Tahun 2004, CSM memproyeksikan pendapatan US$ 39,291 juta dan laba bersih US 2,224 juta. Sedangkan pada tahun 2003, tercatat pendapatan US$ 32,71 juta dan laba bersih US$ 0,73 juta.Mengenai kepemilikan Telkom di CSM, menurut Subagio, saat ini belum ada pembicaraan kalau Telkom akan keluar dari CSM. Namun demikian, jika Telkom akan keluar maka Tigatra Media mempunyai hak pertama untuk membeli sahamnya. "Namun Tigatra Media tidak ingin memiliki saham terlalu besar. Mungkin setelah itu dijual lagi," jelasnya.
(ani/)











































