Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/2/2011), saham EMTK, induk usaha SCTV langsung meningkat pada sesi II.
Membuka perdagangan di level Rp 1.190 per lembar, saham EMTK sampai penutupan hari ini berada pada posisi Rp 1.340 per lembar. Terjadi peningkatan Rp 160 atau 13,56% dibandingkan penutupan sebelumnya, Rp 1.180.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham televisi grup Salim pun tidak kalah cemerlang. Menutup perdagangan saham hari ini, saham IDKM berada di posisi Rp 1.010 per lembar naik Rp 60 (6,32%) dari penutupan Jumat pekan lalu, Rp 950 per lembar.
Hari ini manajemen IDKM melalui Dirutnya, Handoko memang mengumumkan kajian penggabungan usaha antara Indosiar, SCTV melalui SCMA dan EMTK. Namun tidak secara rinci dijelaskan skema merger tersebut.
Saat dikonfirmasi, manajeman EMTK dan IDKM seakan mengelak berita tersebut. Direktur Elang Mahkota Teknologi Wahyu Wijayadi awalnya mengaku merger hanyalah isu. Namun dia akan mengecek laporan IDKM kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) ini.
Direktur Indosiar, Hari Pramono, saat dihubungi detikFinance, juga enggan membeberkan skema merger diantara mereka. Menurutnya, seluruh proses merupakan wewenang pemegang saham.
"Kalau itu urusan pemegang saham. Tapi keterbukaannya sudah disampaikan ke Bapepam," ungkap Hari.
BEI, melalui Direktur Penilaian Perusahaan Eddy Sugito bahkan mengaku belum mengetahui hal tersebut.
(wep/ang)











































