Intraco Bidik Rights Issue di 2011

Intraco Bidik Rights Issue di 2011

- detikFinance
Rabu, 23 Feb 2011 17:54 WIB
Jakarta - PT Intraco Penta Tbk (INTA) berjanji untuk mengeksekusi penerbitan saham perdana (rights issue) sebelum akhir 2011. Hasil rights issue digunakan untuk pendanaan akuisisi lahan tambang batubara dan nikel.

"Sebelum akhir tahun akan kami lakukan," jelas Presiden Direktur INTA Petrus Halim, di Hotel Gran Hyaat, Jakarta, Rabu, (23/2/2011).

Target besaran rights issue akan disesuaikan kebutuhan pendanaan perseroan dalam rangka pengembangan usaha ke sektor pertambangan. Meskipun sebelumnya Petrus mengaku kisaran rights issue INTA senilai Rp 1 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berapa, tergantung nanti kebutuhan investasinya berapa," tuturnya.

Ia menambahkan, bisnis pertambangan memiliki prospek di masa mendatang. Hingga sangat sayang jika Perseroan hanya berkecimpung sebagai penyedia alat berat khusus barang tambang. Saat ini, perseroan tengah menjajaki 2-3 tambang yang akan diakusisi.

"Saat ada harga sedang turun, pemasukan ikut turun karena konsumer kami yang merupakan perusahaan tambang, kesulitan membayar," ucap Petrus.

Sepanjang 2011, INTA membidik pendapatan Rp 2,7 triliun, naik 40% dibandingkan perkiraan tahun sebelumnya Rp 1,89 triliun. Pendapatan dikontribusikan oleh jasa kontraktor pertambangan yang naik 100 ribu ton per bulan pada 2011.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads