BNI Naikkan Yield Obligasi 7,5%
Rabu, 19 Mei 2004 15:14 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berniat menaikkan imbal hasil (yield) obligasi yang bernilai US$ 200-300 juta menjadi 7,5 persen, sesuai dengan pergerakan pasar."Yield tersebut diperkirakan naik sekitar 7,5 persen, tetapi melihat kondisi pasar saat ini maka yield tampaknya akan dinaikkan kembali karena yield di pasar obligasi kini semakin meningkat," ungkap Direktur Keuangan BNI, Fero Poerbonegoro, seperti dilansir Reuters, Rabu (19/5/2004).Untuk penerbitan obligasi tersebut, BNI telah menunjuk JP Morgan dan Barclays Capital sebagai penjamin emisi (underwriter). Diharapkan, obliasi tersebut akan masuk pasar bulan depan.Fero juga menjelaskan, utang luar negeri BNI yang mencapai sekitar US$ 150 juta akan jatuh tempo bulan depan dan bank telah mempersiapkan dana untuk pelunasan utang tersebut.
(ani/)











































