"Saham MBBS ditawarkan akan lebih banyak ke institusi. Kira-kira 60% akan ditawarkan ke investor institusi," jelas Direktur PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman, selaku penjamin emisi (uderwriter) atas saham perdana MBSS di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Selasa (1/3/2011).
Ia menyampaikan, periode book building dilaksanakan pada 1-15 Maret 2011, dengan masa penawaran umum di 25-29 Maret 2011. Roadshow IPO akan dilakukan hanya di dua kota, Jakarta dan Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan telah menunjuk PT OSK Nusadana Sekurities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi. Alokasi dana setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk pembelian kapal tunda dan tongkang atau floating crane.
MBSS memperkirakan, pendapatan di tahun 2010 mencapai Rp 765 miliar, atau naik dibandingkan periode yang sama sebelumnyam, Rp 685,997 miliar. Sementara laba bersih, Direktur MBSS, Ronny Kurniawan enggan menyampaikannya, karena proses audit masih berjalan.
"Pendapatan Rp 765 miliar," kata Direktur MBSS, Ronny Kurniawan.
Pemegang saham perseroan juga dimungkin bertambah dengan eksekusi corvertible loan dari Accion capital Management Plt Ltd (ACM). Dimana pada 14 Juni 2010, MBSS dengan ACM lakukan panandatanganan investment agreement dengan nilai pokok US$ 5 juta atau Rp 44,62 juta.
ACM sebagai agen invesor dan Accion Asia Growth Fund (AAGF) bertindak selaku investor awal yang tercantum dalam investment agreement. Pinjaman dapat dieksekusi nilai kelipatan minimum US$ 250 ribu-5 juta, dan tukarkan dengan 2.188.082 sampai 43.761.639 saham.
Harga pelaksanaan sesuai kesepakatan adalah Rp 1.074 per saham, dengan nilai tukar mata uang tetap, pada saat konversi Rp 9.400 per US$. Convertible loan akan jatuh tempo pada Juli 2013, dan merupakan pinjaman tanpa bunga. Jika pinjaman dieksekusi, maka pemegang Covertible Loan akan memiliki 2,4% saham dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
(wp/ang)











































