Pertamina Akan Terbitkan Obligasi US$ 250 Juta Tahun 2005
Selasa, 25 Mei 2004 16:25 WIB
Jakarta - Rencana Pertamina untuk menerbitkan obligasi sebesar US$ 500 juta tahun 2004 batal. Sebagai gantinya, Pertamina hanya akan menerbitkan obligasi senilai US$ 250 juta pada tahun 2005. Rencananya, dana yang dihimpun dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek Pertamina."Kemungkinannya kita akan terbitkan obligasi tahun 2005 karena kita butuh pembiayaan untuk sejumlah proyek," kata Direktur Keuangan Pertamina Alfred Rohimone saat rapat dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2004).Alfred menjelaskan, investor hanya mengisyaratkan angka sebesar US$ 250 juta untuk penerbitan obligasi itu. "Jadi kita kalau mau menerbitkan obligasi akan dilakukan secara bertahap. Sedikit-sedikit saja seperti isyarat yang diberikan investor sebesar US$ 250 juta untuk tahun 2005. Bentuknya bisa dalam Euro Bond dan semacamnya. Pokoknya yang penting kita punya alternatif untuk pembiayaan proyek," paparnya.Dengan demikian rencana penerbitan obligasi sebesar US$ 500 juta tahun 2004 ini dipastikan batal karena pasar yang sangat tidak kondusif. "Sebetulnya investor senang kalo Pertamina mau mengeluarkan bond. Tapi kan masuknya tidak kondusif. Jadi harganya murah. Kalau rugi mana mau. Jadi kita harapkan Pertamina bisa menerbitkan obligasi tahun 2005 seiring adanya perbaikan dari The Fed dan juga perbaikan pasar," demikian Alfred.
(qom/)











































