Menurut Direktur Direktur Chandra Asri Petrochemical, Suryadi, penambahan kepemilikan publik berguna untuk meningkatkan likuiditas perseroan. Rencana penambahan saham publik siap dilaksanakan pada tahun ini, dengan opsi yang masih ditentukan kemudian.
"Kita ada rencana, menambah porsi publik. Kan setelah merger publik 5%, dan kita ingin rencanakan sekitar 20-25%," jelasnya saat dihubungi detikFinance, Senin (7/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk detailnya, akan disampaikan sampai sudah ada yang lebih konkrit. Belum ada, yang diputuskan," tambahnya.
Di sisi lain, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi US$2 miliar di 2011. Pertumbuhan didukung oleh permintaan yang naik sekitar 6%-7%.
Perseroan adalah perusahaan petrokimia terintegrasi yang resmi beroperasi pada 1 Januari 2011. Perusahaan ini merupakan hasil merger vertikal antara dua perusahaan petrokimia terafiliasi yang merupakan anak usaha dari PT Barito Pacific Tbk, yakni PT Chandra Asri dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk.
Struktur kepemilikan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, sebesar 66,36% sahamnya dimiliki PT Barito Pacific Tbk. Apleton Investment Ltd menguasai 22,87% saham, dan Marigold Resources Pte. Ltd memiliki 5,52% saham. Sebesar 5,25% sahamnya dikuasai publik.
(wep/ang)











































