Chandra Asri Tambah Saham Publik 20% Tahun Ini

Chandra Asri Tambah Saham Publik 20% Tahun Ini

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 07 Mar 2011 15:21 WIB
Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), perusahaan hasil merger PT Chandra Asri dengan PT Tri Polyta Indonesia Tbk, ingin tingkatkan porsi kepemilikan publik menjadi 25%, dari yang saat ini 5%.

Menurut Direktur Direktur  Chandra Asri Petrochemical, Suryadi, penambahan kepemilikan publik berguna untuk meningkatkan likuiditas perseroan. Rencana penambahan saham publik siap dilaksanakan pada tahun ini, dengan opsi yang masih ditentukan kemudian.

"Kita ada rencana, menambah porsi publik. Kan setelah merger publik 5%, dan kita ingin rencanakan sekitar 20-25%," jelasnya saat dihubungi detikFinance, Senin (7/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajemen tengah menyelesaikan rencana penambahan saham ke publik. Mekanisme bisa lewat rights issue, dan dana publik pun bisa masuk ke perusahaan.

"Untuk detailnya, akan disampaikan sampai sudah ada yang lebih konkrit. Belum ada, yang diputuskan," tambahnya.

Di sisi lain, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi  US$2 miliar di 2011. Pertumbuhan didukung oleh permintaan yang naik sekitar 6%-7%.

Perseroan adalah perusahaan petrokimia terintegrasi yang resmi beroperasi pada 1 Januari 2011. Perusahaan ini merupakan hasil merger vertikal antara dua perusahaan petrokimia terafiliasi yang merupakan anak usaha dari PT Barito Pacific Tbk, yakni PT Chandra Asri dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk.

Struktur kepemilikan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, sebesar 66,36% sahamnya dimiliki PT Barito Pacific Tbk. Apleton Investment Ltd menguasai 22,87% saham, dan Marigold Resources Pte. Ltd memiliki 5,52% saham. Sebesar 5,25% sahamnya dikuasai publik.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads