"Kan tahun lalu sudah Rp 2,5 triliun. Ada kemungkinan (penerbitan kembali). Ada pula opsi-opsi lain," jelasΒ Direktur Retail Banking PaninBank, Ken Ng, di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Senin (7/3/2011).
Rencana penerbitan surat utang ini bertujuan untuk menambah permodalan perseroan. Opsi penambahan dana juga sudah disampaikan kepada Bank Indonesia (BI) dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, perseroan telah mengeluarkan subdebt dengan tingkat suku bunga antara 8-11%. Dana yang akan diperoleh dari penerbitan obligasi digunakan untuk memperbaiki struktur pendanaan jangka panjang.
Salah satu pembiayaan yang memerlukan pendanaan jangka menengah dan panjang antara lain kredit pemilikan rumah dan Mobil, kredit untuk proyek infrastruktur, dan kredit investasi lainnya.
Ia menambahkan, Rasio kecukupan modal (CAR) perseroan pun akan terjada di level 18%, setelah pada tahun 2009 rasionya lebih besar, 20%.
Di sisi lain, untuk mengejar penggalangan dana murah dan ekpansi kredit, perseroan siap menambah 50 kantor cabang baru, dari yang kini berjumlah 450 unit. Kantor baru akan difokuskan di 8 provinsi yang belum masuk dimasukin PaninBank.
"Dari 26 provinsi, kita target 34 provinsi, menjadi 500 kantor cabang. Berarti kan 8 provinsi lagi. 1/2nya di Jakarta," papar Ken Ng.
(wep/ang)











































