Demikian disampaikan Roy A. Arfandy, Direktur Wholesale Banking PermataBank, di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (8/3/2011).
"Kita harapkan bisa bekerja sama dengan 20% dari total perusahaan sekuritas (119 PE)," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang masuk proses ada. Kita sedang diskusi, tapi tidak bisa disebutkan," paparnya.
Ia menyebutkan, bagi broker yang ingin bekerja sama dengan Bank Permata dalam separation fund memang memerlukan waktu dalam menyinergikan sistem IT, ataupun prosedur alur kerja (flow chart),
"Butuh sistem IT dan prosedur. Namun ada benefitnya, yaitu meningkatkan pendanaan. Namun jumlahnya masih kecil sekali," tambahnya.
Jika kerja sama pemisahan rekening dana nasabah dari broker telah berjalan baik, dimungkinkan perusahaan efek untuk mengambilkan alih fungsi bank pembayar kepada Bank Permata. Tentu perseroan harus menawarkan added value guna merangsang broker untuk pindah dari bank pembayar yang lama.
"Bisa aja, target mengalihkan payment bank. Kami juga siap sebagai untuk melanjutkan layanan yang sudah berjalan 2 tahun," tegasnya.
(wep/dnl)











































