Telkom Minta Bursa Tak Suspensi Sahamnya

Telkom Minta Bursa Tak Suspensi Sahamnya

- detikFinance
Jumat, 28 Mei 2004 14:42 WIB
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) meminta kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) untuk tidak menghentikan perdagangan sahamnya sehubungan tertundanya penerbitan laporan keuangan 2003 yang seharusnya disampaikan paling lambat Mei 2004. "Hari ini, Telkom juga akan segera mengajukan surat permohonan untuk tidak disuspensi dan di delisting oleh BEJ dan BES, atas penundaan ini. Mengingat tertundanya penerbitan laporan keuangan 2003 diluar kemampuan manajemen Telkom. Pertimbangan lainnya adalah ketertundaan bukan disebabkan oleh hal-hal yang materiil dan prinsipiil akan tetapi lebih disebabkan terbatasnya waktu audit yang tersedia," kata Adek Julianwar, Corporate Secretary PT Telkom Tbk dalam keterangan pers, Jumat,(28/5/2004). Menurut Adek, laporan audit atas laporan keuangan Telkom tahun 2003, penerbitannya diperkirakan akan tertunda yang selanjutnya dapat menunda pelaksanaan RUPS Telkom. Tertundanya penyelesaian audit atas laporan keuangan 2003 tersebut disebabkan oleh pelaksanaan audit yang baru dimulai sejak 12 Maret 2004. Dimana pelaksanaan audit tahun buku 2003 tertunda karena menunggu penyelesaiaan laporan re-audit 2002 yang baru selesai awal Maret lalu. Ditambahkan Adek, kemungkinan laporan keuangan 2003 yang diaudit diperkirakan baru akan dapat diselesaikan sekitar Juli 2004. "Kami akan segera memberi informasi kepada pihak terkait segera setelah terdapat informasi yang perlu diketahui oleh publik," ujarnya. Sementara itu Pengamat Pasar Modal Dandossi Matram mengatakan, sulit bagi sebuah kantor akuntan publik (KAP) untuk dapat menyelesaikan audit perusahaan sebesar Telkom dalam waktu 3 bulan. Apalagi biasanya audit sudah dilakukan sebelum tutup buku bukan seperti kasus Telkom yang auditnya baru dimulai 12 Maret 2004. Apalagi itu juga harus ditambah review, yang nantinya harus dilakukan oleh pihak KAP asing yang terafiliasi menurut peraturan di US SEC. "Jelas akan dibutuhkan waktu paling tidak sekitar 4 bulan untuk audit Telkom," kata Dandossi.Mengenai pengaruh terlambatnya laporan keuangan terhadap harga saham Telkom, menurut Dandossi seharusnya tidak terlalu berpengaruh mengingat permasalahan kemungkinan tertundanya laporan keuangan 2003 memang sudah diantisipasi pasar. Seperti diketahui, BEJ dan BES sudah memberikan peringatan kepada emiten berupa sanksi suspensi jika sampai akhir Mei 2004 belum juga menyelesaikan laporan keuangan 2003. BEJ mengancam akan melakukan suspensi kepada semua emiten yang telat menyampaikan laporan keuangan pada 6 Juni 2004. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads