"Pasar modal AS bergerak tinggi di sesi siang, memperlihatkan kekebalannya dalam menghadapi gempa 8,9 SR yang menghantam Jepang dan menimbulkan tsunami," ujar Analis bernama Charles Schwab seperti dikutip dari AFP, Sabtu (12/3/2011).
Di awal perdagangan, saham-saham di Wall Street bergerak turun namun pada akhirnya pulih kembali. Namun di harga minyak dan komoditas masih berjuang untuk mengatasi efek bencana yang terjadi di Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Wall Street masih bertahan. Pada perdagangan Jumat (11/3/2011), indeks Dow Jones ditutup menguat 59,79 poin (0,5%) ke level 12.044,4. Indeks Nasdaw juga naik 14,59 poin (0,54%) ke level 2.715,61. Untuk indeks S&P 500 juga naik 9,17 poin (0,71%) ke level 1.304,28.
Tsunami di Jepang tak bisa dielakkan lagi menurunkan saham-saham perusahaan Jepang. Seperti saham Toyota yang turun 2,1% karena Toyota mengumumkan telah menghentikan pabriknya di Hokkaido, Tohoku, Miyagi, dan Kanto.
Belum lagi, akibat tsunami, banyak pelabuhan yang rusak dan akan mengganggu ekspor dan impor Jepang.
(dnl/dnl)











































