Demikian disampaikan Plt Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro di Hotel Gran Hyaat, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/3/2011).
"Artinya semua bisa cepat ya. Mikirnya dalam 1-2 tahun ke depan sudah mulai bergulir ya. Paling tidak dalam skala kecil dulu," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Obligasi itu bagus, cuma infrastruktur dalam pengertian pasarnya, juga harus disiapkan. Karena kan jumlahnya tak mungkin kecil. Jadi make sure secondary market-nya jalan. Kemudian kapasitas perusahaan mengeluarkan (obligasi) pada level yang jumlahnya cukup besar," ucap Bambang.
Yang bisa menjadi pionir atas obligasi infrastruktur adalah perusahaan plat merah. Mereka dipercaya memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis ini.
"Saya mimpinya semua BUMN infrastruktur berani keluarkan infrastructure bond (obligasi infrastruktur). Kalau sekarang mungkin terbatas, kalau mau dikeluarkan, leverage-nya nggak banyak," tutur Bambang.
(wep/dnl)










































