BUMN Didorong Terbitkan Surat Utang khusus Infrastruktur

BUMN Didorong Terbitkan Surat Utang khusus Infrastruktur

- detikFinance
Sabtu, 12 Mar 2011 15:14 WIB
Nusa Dua - Pemerintah mendorong BUMN segera menerbitkan surat utang atau obligasi infrastruktur, yang dimanfaatkan sebagai pendanaan proyek masing-masing perseroan. Namun, di sisi lain pemerintah juga sadar, butuh waktu dalam mempersiapkan obligasi khusus ini. Paling cepat 1-2 tahun ke depan, obligasi infrastruktur sudah dapat ditawarkan kepada investor.

Demikian disampaikan Plt Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro di Hotel Gran Hyaat, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/3/2011).

"Artinya semua bisa cepat ya. Mikirnya dalam 1-2 tahun ke depan sudah mulai bergulir ya. Paling tidak dalam skala kecil dulu," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, saat BUMN Karya ingin mengeluarkan surat utang harus matang persiapan. Jangan sampai surat utang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Β 
"Obligasi itu bagus, cuma infrastruktur dalam pengertian pasarnya, juga harus disiapkan. Karena kan jumlahnya tak mungkin kecil. Jadi make sure secondary market-nya jalan. Kemudian kapasitas perusahaan mengeluarkan (obligasi) pada level yang jumlahnya cukup besar," ucap Bambang.

Yang bisa menjadi pionir atas obligasi infrastruktur adalah perusahaan plat merah. Mereka dipercaya memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis ini.

"Saya mimpinya semua BUMN infrastruktur berani keluarkan infrastructure bond (obligasi infrastruktur). Kalau sekarang mungkin terbatas, kalau mau dikeluarkan, leverage-nya nggak banyak," tutur Bambang.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads