Indofarma akan Di-go private
Senin, 31 Mei 2004 15:17 WIB
Jakarta - Pemerintah akan melakukan go private terhadap perusahaan farmasi PT Indofarma Tbk yang saat ini listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Nantinya, pemerintah akan menguasai 100 persen saham Indofarma. Sedangkan saham publik di Indofarma akan ditukar (share swap) ke saham PT Kimia Farma Tbk."Mungkin kita akan lakkan pertukaran saham Indofarma yang di publik ke saham Kimia Farma yang akan diagendakan dalam RUPS mendatang," kata Deputi Menteri Negara BUMN bidang Logistik dan Pariwisata, Ferdinand Nainggolan, di Hotel Shangri-la, Jakarta, Senin (31/5/2004).Menurut Ferdinand, pelaksanaan share swap itu sebagai usaha pemerintah mengganti saham publik di Indofarma dengan saham perusahaan farmasi lainnya yakni Kimia Farma. "Jadi nanti saham Indofarma ditarik dan pemerintah menguasai 100 persen dan saham pemerintah di Kimia Farma akan dikurangi," katanya.Sebagai dampak pelaksanaan share swap, maka nantinya saham pemerintah di Kimia Farma akan terdilusi sekitar 20 persen. Sedangkan kepemilikan di Indofarma bertambah menjadi 100 persen. Saat ini, pemerintah memiliki saham di Indofarma 80,66 persen dan Kimia Farma 90,03 persen, yang sisanya dimiliki publik.Ferdinand juga menjelaskan, kemungkinan rasio share swap itu sebesar 2:1. Jika harga saham Indofarma di bawah Rp 100, maka dua pemilik saham Indofarma nantinya akan mendapat satu saham Kimia Farma, karena harga saham Indofarma di bawah Kimia Farma.Ditambahkan, pelaksanaan share swap ini diharapkan bisa dilakukan tahun ini. Sedangkan proses divestasi Indofarma setelah dikuasai seluruhnya oleh pemerintah kemungkinan dilakukan tahun depan.Hingga pukul 15.05 Jakarta Automatic Trading System (JATS) di BEJ, Senin (31/5/2004), saham Indofarma (INAF) berada di level Rp 100, turun Rp 5. Sedangkan Kimia Farma (KAEF) stagnan di level Rp 155.
(ani/)










































