Beli Novus, Medco Pinjam UOB dan OCBC Bank Senilai US$ 120 Juta
Selasa, 01 Jun 2004 13:39 WIB
Jakarta - Sindikasi UOB Bank dan OCBC Bank Singapura memberikan pinjaman senilai US$ 120 juta dalam jangka waktu 2-6 bulan kepada PT Medco Energy Internasional Tbk untuk menambah dana cash dalam rangka akuisisi Novus Petroleum.Pinjaman yang bersifat bridging loans ini nantinya akan dibayar dengan dana dari hasil penerbitan obligasi senilai Rp 1,2 triliun. Demikian diungkapkan oleh Direktur Keuangan Medco Sugiharto usai paparan publik yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (1/6/2004).Menurutnya akuisisi 100 persen saham Novus membutuhkan dana sebesar US$ 249,5 juta atau A$ 349,5 juta jika dibeli pada harga A$ 1,9 per saham. Sedangkan dana kas perseroan saat ini sebesar US$ 170 juta. "Jadi untuk pembelian Novus dananya sudah cukup," kata Sugiharto. Penerbitan obligasi Medco sebesar Rp 1,2 triliun menurutnya setara dengan US$ 130 juta dengan kurs di level Rp 9.230 per US$ 1.Sugiharto juga menjelaskan penerbitan obligasi dalam mata uang rupiah itu karena melihat kondisi pasar global yang tidak memungkinkan dimana saat ini obligasi dolar harus minimal memberikan bunga sebesar 10 persen. "Dengan obligasi rupiah maka cost yang dikeluarkan lebih murah," ujarnya.Perseroan juga tidak khawatir dengan penerbitan obligasi rupiah meskipun pembayaran bridging loans ke UOB Bank dan OCBC dalam mata uang dolar. Pasalnya penerbitan dalam bentuk rupiah akan dilakukan currency swapp oleh 4-5 bank yang bersedia dalam jangka waktu lima tahun.Dijelaskan pula bahwa hari ini di situs Australian Stock Exchange penawar lain Novus yakni Sunov mengumumkan kepada pemegang saham agar tidak menerima tawaran dari Medco sebesar A$ 1,9 per saham karena Sunov akan memberikan tawaran yang lebih tinggi."Tapi menurut kita harga saham Novus A$ 1,9 per saham tersebut sudah sangat fair dan di atas premium. Jadi kalaupun tidak dapat 100 persen saham Novus kita berharap dapat 50 persen," ungkapnya.
(san/)











































