PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) raup laba Rp 624,53 miliar di 2010, angka ini melonjak sangat tinggi dari rugi bersih perseroan di 2009 sebanyak Rp 18,31 miliar.
Menurut Director of Corporate Secretary, Communication and Legal Matahari Departemen Store Miranti Hadisusilo, laba tersebut bisa naik karena perbandingan yang digunakan dalam laporan keuangan di 2009 bukan setahun penuh, namun hanya tiga bulan terakhir setelah dilepas oleh induknya, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
"Dalam laporan keuangan itu yang dipakai adalah setelah spin off di Oktober 2009, tidak setahun penuh. Jadi perbandingannya tidak apple to apple," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (22/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga mencatat aset naik dari Rp 1,52 triliun di 2009 menjadi Rp 5,41 triliun di akhir 2010. Aset tersebut naik Rp 3,89 triliun dalam setahun atau setara 255%.
"Kenaikan total aset itu disebabkan pada tanggal 1 April 2010, perusahaan memberikan fasilitas pinjaman jangka panjang kepada PT Meadow Indonesia sebesar Rp 2,85 triliun," katanya.
Sepanjang 2010, harga saham LPPF sudah naik 264% atau lebih dari 3 kali lipat, dari Rp 700 per lembar di akhir 2009 menjadi Rp 2.550 di 2010.
Pada perdagangan hari ini, saham LPPF naik 150 poin ke Rp 2.700 per lembar. Sahamnya baru diperdagangkan 2 kali dengan volume 4 lot senilai Rp 5,4 juta. (ang/dnl)











































