Demikian disampaikan Direktur Keuangan FIF David Iskandar, di Gedung Permata Bank, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (22/3/2011).
"Kita minta Rp 2 triliun. Kalau ada oppurtunity bisa lebih (Rp 3 triliun)," jelasnya. Sebelumnya, Direktur Utama FIF Suhartono menyebut perseroan berencana mengeluarkan obligasi Rp 1 triliun di bulan April 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan, lanjutnya, juga telah menunjuak 6 penjamin emisi (underwriter) dalam pelaksanaan obligasi ini. Mereka diantaranya,Β PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Kresna Securities, PT HSCB Securities, PT Indopremier Securities, dan PT NISP Securities.
Sepanjang tahun 2010, FIF menargetkan pembiayaan Rp 20 triliun, meningkat dari periode sebelumnya, Rp 16 triliun. "Kami tetap fokus di pembiayaan motor baru, tahun ini kami targetkan dapat menyalurkan 1,5 juta unit," ungkap David.
(wep/ang)











































