"Ada rencana untuk itu, rencana Malaysia dan Brunei. Kita sedang lakukan kajian," jelas Direktur Utama Martina Berto, Bryan Tilaar di eX Plaza, Jakarta, Kamis (24/3/2011).
Ia mengatakan, selama ini penjualan Martha Tilaar Shop di Singapura cukup menjanjikan. Atas dasar ini, perseroan berencana untuk memperluas tokonya ke berbagai negara dengan fokus awal, Asia Tenggara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, perseroan mencatat laba bersih Rp 36,76 miliar di 2010, melonjak 65,36% dari periode sebelumnya Rp 22,23 miliar. Naiknya laba ditopang oleh bertambahnya penjualan bersih perseroan tahun lalu. Di mana penjualan naik menjadi Rp 566,18 miliar.
Bryan menambahkan, untuk tahun ini pendapatan ditargetkan bertumbuh 15% menjadi Rp 693,6 miliar. Pertumbuhan ini cukup konservatif di tengah banyaknya pesaing di industri Beauty and Personal Care.
"Kalau memakai data Euromonitor, pertumbuhan di Indonesia dalam 5 tahun ke depan 4%. Jadi cukup untuk pendapatan 15%," tuturnya.
Martina Berto juga berencana memperluas pasar ekspor, khususnya negara-negara di Asia Pasific. Dari porsi ekspor yang kini 2% dari total pendapatan, di tahun depan diharapkan tumbuh setidaknya 5%.
"Kita memang banyak PR yang sedang dikerjakan. Asia Pasifik. Kita juga ingin Timur Tengah dan Australia, tapi itu masih lama," tegas Bryan.
(wep/dnl)











































