Menteri BUMN: Pelindo II dan Angkasa Pura II Belum Siap Go Public

Menteri BUMN: Pelindo II dan Angkasa Pura II Belum Siap Go Public

- detikFinance
Jumat, 25 Mar 2011 19:02 WIB
Menteri BUMN: Pelindo II dan Angkasa Pura II Belum Siap Go Public
Jakarta - PT Pelindo II dan PT Angkasa Pura (AP) II belum dapat merealisasikan penjualan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di tahun ini. Demi meneruskan pengembangan usaha, Kementerian BUMN memberi usul kepada mereka untuk mencari dana lewat penerbitan obligasi atau pinjaman perbankan.

Demikian disampaikan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (25/3/2011).

"Kalau ada kemampuan AP dan Pelindo. Mereka belum siap untuk IPO, dan terbuka opsi pinjaman dan obligasi," kata Mustafa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, skema pinjaman ataupun obligasi ini tepat karena keduanya memerlukan dana yang cukup besar untuk kebutuhan pendanaan pengembangan AP II dan Pelindo II. "Mereka kan membutuhkan dana besar untuk proyek-proyek mereka," tambah Mustafa.

"Sambil menunggu kesiapan untuk IPO, kita beri kesempatan. Swasta juga ada menunda IPO. Kita sesuaikan dengan irama itu, karena pasar sedang tidak bagus," tegasnya.

Sebelumnya memang Mustafa berharap keduanya bisa menjual saham perdana tahun ini. "Nanti akan kita ajukan kepada Pak Hatta ketuanya yakni antara lain PT Pelindo II dan PT Angkasa Pura II. Kita dorong mereka untuk mendapatkan pendanaan lewat go public tahun ini," ungkapnya kala itu.

Pelindo II sedang butuh dana cukup besar guna pembangunan  Terminal I Pelabuhan Tanjung Priok. Perkiraan dana mencapai Rp 6-6,5 triliun. Pembangunan dimulai 2011 hingga tiga tahun mendatang.

Pengembangan pelabuhan ini merupakan Program Jangka Panjang yang dicanangkan Pelindo II, di antaranya mengembangkan pelabuhan eksisting dan membangun pelabuhan atau terminal baru.

Untuk API II, bersama-sama PT Kereta Api Indonesia (KAI) tahun ini memiliki proyek berupa pembangunan jalur kereta api Manggarai-Soekarno Hatta.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads