Hal ini diutarakan Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Eddy Sugito saat berbincang dengan detikFinance, Senin (28/3/2011) malam.
"Salim Ivomas anak usaha Indofood. Mereka sudah mini expose ke kami minggu lalu, tim kami sedang melakukan review. Rencana penggunaan dana untuk pengembangan bisnis. Mereka kan punya kelapa sawit," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan pun telah mempercayakan lembaga penjamin emisi (underwriter) atas emisi saham perdana kepada Mandiri Sekuritas, Kim Eng Securities dan Deutsche Securities Indonesia.
Manajemen PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memang telah menyapai informasi bahwa anak usahanya ini siap melantai di bursa. "Rencana IPO tergantung kepada persetujuan pihak-pihak berwenang yang terkait, pemegang saham dan kondisi pasar," tutur Direktur sekaligus Sekretaris Perusahan Indofood Werianty Setiawan dalam keterbukan informasi beberapa waktu lalu.
Obligasi BPD Sumut Rp 1 Triliun Siap Terbit
BEI selain melakukan review terhadap IPO Salim Ivomas, juga tengah memproses persetujuan izin penerbitan surat utang obligasi dari BPD Sumatera Utara (Sumut). Nilai emisi obligasi tersebut mencapai Rp 1 triliun.
"Dulu mereka pernah masuk, namum tidak jadi. Ini masuk lagi dengan niali Rp 1 triliun," jelasnya.
BPD Sumut akan menggunakan dana obligasi untuk pengembangan pembiayaan perseroan di tahun 2011. Sebagai penjamin emisi atas obligasi ini adalah Mandiri Sekuritas.
"Jadwal penerbitan sekitar bulan Juni, underwriter hanya Mandiri Sekuritas," imbuh Eddy.
(wep/qom)











































