Terbitkan Reksa Dana Baru, MNC Aset Management Bidik US$ 200 Juta

Terbitkan Reksa Dana Baru, MNC Aset Management Bidik US$ 200 Juta

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 29 Mar 2011 16:23 WIB
Jakarta - PT MNC Aset Management siap mengeluarkan produk reksa dana baru jenis pendapatan tetap, dengan target dana US$ 200 juta. Reksa dana ini akan melengkapi total dana kelolaan perseroan Rp 2-3 triliun.

"Kita akan terbit Juni dengan target awal US$ 200 juta," kata Direktur MNC Aset Management, Stien M. Schouten di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Produk ini menjadi pelengkap ragam reksa dana yang telah terbit sebelumnya, yaitu satu RDPT, Money Market, RDPT syariah, reksa dana pasar uang, reksa dana ekuitas dan campuran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ada dua jenis, juga dengan produk KPD (Kontrak Pengelolaan Dana). Kita sudah punya fix income, money market yang syariah ada satu," tambahnya.

Investasi produk KPD akan dimasukan ke dalam saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Nilai pengelolaan KPD mencapai Rp 90 miliar. "KPD masuk core saham," tuturnya.

Pada bidang usaha sekuritisasi, MNC Sekuritas menargetkan dapat menjaminkan emisi senilai Rp 1 triliun. Presiden Direktur MNC Securities, Wito Mailoa, yakin mendapatkan 2 klien yang akan mencatatkan saham perdananya (IPO).

"Kita harap satu dari MNC Sky Vision. Satu lagi dari luar. Sampai saat ini kita belum mendapatkan mandat," paparnya.

"Untuk penjaminan emisi obligasi kita belum karena kita lebih banyak di secondary market," tegas Wito.

Sementara itu, Harry Tanoesoedibjo pemilik MNC Grup menyampaikan penawaran harga perdana saham (IPO) PT MNC Skyvision sebanyak 20-30%. Target listing sekitar triwulan III-2011.

"Saham yang akan dilepas sekitar 20-30%. Masih belum diketahui dananya," katanya.

Sebagai penjamin emisi, perseroan baru menunjuk UBS Indonesia dan Morgan Stanley. Masih ada beberapa underwiter yang akan digandeng oleh anak usaha PT Global Mediacom Tbk (BMTR) tersebut.

Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan bisnis MNC Skyvision. Harry akan menginvestasikan dana untuk memperkuat sistem transmisi jaringan televisi berbayar  (migrasi ke jaringan MPEG4 viddeo on demand).

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads