Nombok Saat IPO Garuda, Mandiri Sekuritas Bakal Ditolong 'Induknya'

Nombok Saat IPO Garuda, Mandiri Sekuritas Bakal Ditolong 'Induknya'

- detikFinance
Kamis, 31 Mar 2011 07:50 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk siap menyuntik anak usahanya yakni Mandiri Sekuritas jika kesulitan likuiditas akibat harus nombok membeli saham PT Garuda Indonesia Tbk yang tak laku saat IPO.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini saat bertemu dengan pimpinan media massa di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Rabu malam (31/3/2011).

"Kalau Mandiri Sekuritas kesulitan likuiditas, kami siap membantu," tegas Zulkifli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurut Zulkifli, saat ini saham Garuda yang dimiliki Mandiri Sekuritas belum dijual, jadi belum ada kerugian yang diderita.

Meskipun harga saham Garuda di bawah harga IPO yang dibeli Mandiri Sekuritas, belum ada kerugian yang ada baru potential loss.

"Jadi baru potential loss, kalau saham itu dilepas di harga rendah, baru jadi loss (kerugian)," jelas Zulkifli.

Meski begitu, ujar Zulkifli, apabila suatu saat Mandiri Sekuritas kesulitan likuiditas, Bank Mandiri siap membantu.

"Tapi saat ini mereka (Mandiri Sekuritas) masih likuid," imbuh Zulkifli.

Tiga sekuritas yang menjadi broker Garuda itu antara lain, PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities dan PT Mandiri Sekuritas. Kondisi keuangan ketiganya sedang dalam tahap kritis akibat terpaksa 'nombok' saham Garuda yang tidak laku.

Seperti diketahui, terdapat sisa saham IPO GIAA yang tidak terserap investor pada IPO sebanyak 3,008 miliar lembar dengan nilai Rp 2,25 triliun. Dimana 3 sekuritas BUMN harus menyerap secara tanggung renteng masing-masing Rp 752 miliar.

Danareksa Sekuritas, sudah diberi suntkan dana dari induk usahanya, PT Danareksa (Persero). Danareksa juga memberi dana segar kepada Bahana Securities Rp 200 miliar. Total yang dikucurkan Danareksa (Persero) mencapai Rp 950 miliar.

Sisa kebutuhan modal Bahana untuk menyerap saham Garuda, didapatkan dari pinjaman money market dan interbank loan. Satu lagi pendanaan PT Mandiri Sekuritas Rp 752 miliar disuntikkan oleh Bank Mandiri sebagai induk usaha.

"Pada intinya kita terus membantu, cuma siapa yang bantu nggak usah dikasihtahulah. Yang penting mereka sudah saling komunikasi," tambahnya.

Seperti diketahui, Garuda melepas saham baru sebanyak 6,335 miliar lembar, atau setara dengan 26,67% dari total modal yang ditetapkan. Dengan harga pelaksanaan Rp 750 per lembar maka dana yang dapat Rp 4,751 triliun.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads