Menurut Rudi Hartono, Corporate Secretary MAIN dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/4/2011), peningkatan kinerja karena pembelian bahan baku utamanya dan membaiknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
Marjin laba kotor mengalami kenaikan dari 12,4% menjadi 19,1% pada akhir 2010. Marjin laba bersih mengalami hal yang sama, dimana terjadi peningkatan dari 4,1% menjadi 8,8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik pakan telah berproduksi sejak Februari dan akan meningkatkan kapasitas produksi pakan Malindo sebesar 100%. "Di tahun 2010 ini Malindo juga telah menambah dua farmΒ PS DOC baru dan satu farm GPS DOC baru. PenambahanΒ farm baru ini telah meningkatkan kapasitas produksi DOC sekitar 10% menjadi sekitar 146 juta DOC per tahun," ucapnya.
Sepanjang tahun ini, perseroan siap menganggarkan belanja investasi Rp 280 miliar. Dimana, dana digunakan untuk pembangunan pabrik pakan ternak berkapasitas mixer sebesar 300.000 MTon per tahun dan pembangunan 3 Farm DOC.
"Selain itu Malindo juga merencanakan untuk meluaskan bisnisnya dengan membangun bisnis downstream yaitu Pabrik Pengolahan Makanan, dengan capex berkisar Rp 80 miliarn" imbuhnya.
(wep/qom)











































